4 Tips Mencari Organisasi yang Sesuai dengan Values Diri
Hi Readers!
Based on true story dari orang-orang di sekelilingku, ternyata mereka masih merasa kesulitan untuk mencari organisasi khususnya di lingkungan kampus yang sesuai sama value mereka, apakah readers mengalami hal yang sama?
Aku mendeskripsikan kata "kesulitan" ini sebagai kondisi di mana terkadang kita kurang mengetahui organisasi atau UKM apa aja yang ada di kampus, kurangnya exposure dari organisasi tersebut, atau adanya gap yang membuat supply dan demand ini tidak bisa bertemu.
Nah maka dari itu, aku akan kasih beberapa tips yang bisa bantu temen-temen menemukan wadah untuk mendevelope diri temen-temen di lingkungan kampus maupun secara umum.
Happy Reading!
First thing first,
Why do values matter?
Photo by Ian Schneider on Unsplash
First of all, why values are important?
Jika mengutip dari website Barret Values Centre disebutkan bahwa "Our values inform our thoughts, words, and actions. Our values are important because they help us to grow and develop. They help us to create the future we want to experience.”
Setiap individu dan organisasi akan selalu terlibat dalam pembuatan keputusan setiap harinya, dan keputusan yang kita buat, merefleksikan value dan keyakinan kita.
Berdasarkan website yang sama juga, dijabarkan nih 4 tipe values yang dapat kita temukan di sebuah organisasi:
1. Individual Values
Poin ini merefleksikan prinsip-prinsip atau keyakinan yang dianut oleh seorang individu, yang mempengaruhi cara berpikir, perilaku, dan pengambilan keputusan mereka. Nilai-nilai ini mencerminkan apa yang dianggap penting oleh seseorang dan sering kali membentuk identitas pribadi serta panduan dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam hal berorganisasi.
Individual values ini meliputi entusiasme, kreatifitas, dan juga integritas.
2. Relationship Values
Relationship values ini merefleksikan bagaimana kita berhubungan dengan orang lain, yang membentuk dan memandu perilaku serta interaksi dalam hubungan interpersonal seperti dalam hal menjadi seorang teman, keluarga, atau rekan di dalam organisasi.
Relationship values ini meliputi keterbukaan, kepercayaan, rendah hati, dan kepedulian.
3. Organizational Values
Organizational values adalah prinsip-prinsip dasar dan keyakinan yang menjadi landasan perilaku, budaya, dan keputusan dalam suatu organisasi. Nilai-nilai ini mencerminkan apa yang dianggap penting oleh organisasi dan sering kali tercermin dalam visi, misi, dan tujuan strategisnya. Nilai-nilai organisasi bisa mencakup hal-hal seperti integritas, inovasi, keberlanjutan, kerja sama tim, dan orientasi pelanggan. Mereka membantu membentuk identitas organisasi dan memandu anggota dalam bertindak sesuai dengan norma-norma yang diinginkan oleh organisasi tersebut.
4. Societal Values
Societal values adalah prinsip-prinsip dan keyakinan yang dianut secara kolektif oleh anggota organisasi. Nilai-nilai ini membentuk norma-norma sosial dan perilaku yang dianggap baik atau buruk, benar atau salah dalam konteks budaya organisasi.
Contoh nilai-nilai sosial termasuk keadilan, kebebasan, kesetaraan, kepedulian, tanggung jawab, dan rasa hormat. Nilai-nilai ini mempengaruhi hukum, kebijakan, dan interaksi sehari-hari antarindividu dalam suatu organisasi. Mereka juga membantu menciptakan kohesi sosial dan menentukan arah perkembangan sosial dan budaya dari organisasi tersebut.
Itu dia 4 macam values yang ditulis oleh Jarrod Davis, kalau temen-temen mau explore dan tahu value diri kalian seperti apa, kalian bisa taking free personal values assesment di sini!
Tips mencari organisasi atau UKM di kampus
Photo by Brooke Cagle on Unsplash
Nahh, setelah kita tahu seberapa pentingnya values, langsung aja aku share beberapa tips yang pernah aku lakukan sampe akhirnya aku bisa menemukan beberapa organisasi atau UKM yang cocok dengan values diriku.
Let's get to the lists!
1. Buka following official account instagram kampus masing-masing
contoh: instagram UINSA
Umumnya, akun official instagram kampus biasanya mengikuti akun-akun dari organisasi atau UKM yang ada di kampus tersebut.
Buka akun-akun yang menarik perhatian kita dan sesuai dengan interest kita, pelajari profilnya, visi dan misi, maupun cuplikan dokumentasi kegiatannya.
Dengan itu kita bisa screening, kira-kira organisasi atau UKM mana yang cocok dengan values kita.
2. Manfaatkan kolom search instagram
kolom search instagram
Masukin aja nama kampus kalian di kolom search instagram, dari situ bakal muncul kann akun-akun yang relate sama kampus kita.
Dari situ juga kita bisa menemukan organisasi atau UKM yang belum pernah kita ketahui sebelumnya.
3. Lihat tag dari akun instagram kampus
Tidak bisa dipungkiri, fitur tag juga berpeluang untuk kita bisa tau tentang organisasi atau UKM yang belum pernah kita ketahui. Fitur tag ini biasanya dimanfaatkan oleh akun-akun organisasi untuk meningkatkan awareness kepada publik tentang kegiatan mereka atupun program kerja yang sedang mereka jalankan.
Jadii, jangan lupa cek fitur tag dari akun instagram kampus kalian yaa!
4. Ikut pameran organisasi dan UKM
Nahh, biasanya suka ada pameran semacam ini sewaktu ospek mahasiswa baru, tapi terkadang cakupannya kurang menyeluruh dan hanya lebih intens di lingkungan fakultas aja.
Jadii, aku menyarankan readers jika ada pameran semacam ini coba ikuti, dari situlah kita bisa melihat secara dekat tentang seluk-beluk organisasinya.
Contoh nih, kegiatan yang diinisiasi oleh UINSA Student Forum mengusung konsep Ruang Mahasiswa yang berkolaborasi dengan berbagai UKM untuk sosialisasi mengenai organisasi mereka kepada para mahasiswa. Melalui kolaborasi tersebut, tentunya akan ada banyak mahasiswa yang tercerahkan dan tau nih tentang macam-macam organisasi atau UKM yang ada di kampus.
Mungkin temen-temen yang baca tulisan ini ada yang lagi jadi pengurus organisasi atau semacamnya, bisa juga inisiasi program yang serupa, biar bisa bantu temen-temen lain yang merasakan kesulitan yang sama.
5.Bikin wadah itu sendiri
Mengutip dari Ka Handika Surbakti, selaku founder dan mentor dari UINSA Student Forum, beliau mengatakan "If you can't find a good place to grow, crate one!"
Nah, kalo temen-temen merasa ga menemukan tempat yang baik untuk berkembang, maka temen-temen bisa buat wadah itu sendiri. Mungkin bisa bikin bareng temen yang punya keresahan yang sama. Dari situ juga temen-temen bisa kasih impact ke students lain dan tentunya berkembang bersama.
_____
Mungkin itu, beberapa tips berdasarkan pengalaman pribadiku yang akhirnya bisa membawaku menemukan beberapa wadah yang baik dan supportif untuk perkembangan diriku baik secara keterampilan/skill maupun secara mental.
Semoga bermanfaat 🙌
Last but not least,
"Carilah organisasi atau wadah yang bisa memberikan psychological safety untuk para anggotanya."
- Handika Surbakti






Komentar
Posting Komentar